[delaware_section_title select_type=”2″ title=”Tujuan Magang” heading=”h3″ size=”24″][/delaware_section_title]

Program magang 1-2 semester, memberikan pengalaman yang cukup kepada mahasiswa, pembelajaran langsung di tempat kerja (experiential learning). Mendapatkan hardskills (keterampilan, complex problem solving, analytical skills, dsb.), maupun soft skills (etika profesi/kerja, komunikasi, kerjasama, dsb.).

[delaware_section_title select_type=”2″ title=”Mekanisme Magang” heading=”h3″ size=”24″][/delaware_section_title]

1 Perguruan Tinggi

  • Membuat kesepakatan dalam bentuk dokumen kerja sama (MoU/SPK) dengan mitra antara lain proses pembelajaran, pengakuan kredit semester dan penilaian.
  • Menyusun program magang bersama mitra, baik isi/content dari program magang, kompetensi yang akan diperoleh mahasiswa, serta hak dan kewajiban ke dua belah pihak selama proses magang. Menugaskan dosen pembimbing yang akan membimbing mahasiswa selama magang. Bila dimungkinkan pembimbing melakukan kunjungan di tempat magang untuk monitoring dan evaluasi.
  • Dosen pembimbing bersama supervisor menyusun logbook dan melakukan penilaian capaian mahasiswa selama magang. Pemantauan proses magang dapat dilakukan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

2 Mitra

  • Bersama Perguruan Tinggi, menyusun dan menyepakati program magang yang akan ditawarkan kepada mahasiswa.
  • Menjamin proses magang yang berkualitas sesuai dokumen kerja sama (MoU/SPK). Menyediakan supervisor/mentor/coach yang mendampingi mahasiswa/ kelompok mahasiswa selama magang.
  • Memberikan hak dan jaminan sesuai peraturan perundangan (asuransi kesehatan, keselamatan kerja, honor magang, hak karyawan magang). Supervisor mendampingi dan menilai kinerja mahasiswa selama magang, dan bersama dosen pembimbing memberikan penilaian.

3 Mahasiswa

  • Dengan persetujuan dosen pembimbing akademik mahasiswa mendaftar/ melamar dan mengikuti seleksi magang sesuai ketentuan tempat magang.
  • Mendapatkan persetujuan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) dan mendapatkan dosen pembimbing magang.
  • Melaksanakan kegiatan Magang sesuai arahan supervisor dan dosen pembimbing magang.
  • Mengisi logbook sesuai dengan aktivitas yang dilakukan. Menyusun laporan kegiatan dan menyampaikan laporan kepada supervisor dan dosen pembimbing.

4 Dosen Pembimbing dan Supervisor

  • Dosen pembimbing meberikan pembekalan bagi mahasiswa sebelum berangkat magang.
  • Dosen pembimbing memberikan arahan dan tugas-tugas bagi mahasiswa selama proses magang. Supervisor menjadi mentor dan membimbing mahasiswa selama proses magang.
  • Dosen pembimbing bersama supervisor melakukan evaluasi dan penilaian atas hasil magang.
[delaware_section_title select_type=”2″ title=”Bobot SKS, Kesetaraan dan Penilaiannya” heading=”h3″][/delaware_section_title]

Bentuk bebas (free form)

20 SKS tanpa penyetaraan dengan mata kuliah

  • Duapuluh SKS tersebut dinyatakan dalam bentuk kompetensi yang diperoleh oleh mahasiswa selama mengikuti program tersebut, baik dalam kompetensi keras (hard skills), maupun kompetensi halus (soft skills) sesuai dengan capaian pembelajaran yang diinginkan.

Bentuk berstruktur

Kegiatan merdeka belajar juga dapat distrukturkan sesuai dengan kurikulum yang ditempuh oleh mahasiswa

  • Duapuluh SKS tersebut dinyatakan dalam bentuk kesetaraan dengan mata kuliah yang ditawarkan yang kompetensinya sejalan dengan kegiatan magang.
[delaware_section_title select_type=”2″ title=”Perusahaan – Perusahaan Tepat Magang Mahasiswa” heading=”h3″][/delaware_section_title]